Tampilkan postingan dengan label telaga pasir. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label telaga pasir. Tampilkan semua postingan

Kamis, 29 Desember 2011

Sarangan Lake



Kyai  Pasir and Nyai Pasir are the couple who live in mountain forests Lawu. They take shelter in a house (cottage) in a mountainside forest Lawu east. The hut was made of wood and roofed forest foliage. With this very simple huts they have felt very safe and not fear the dangers that befall him, like a wild animal disturbances and so forth. Moreover they have long lived in the forest so that the understanding of the situation surrounding environment and must be able to overcome any interference that might befall him. On one day go into the woods Kyai Pasir something with the intention of planting on his farm, for a living to everyday life. Because the fields to be planted more trees large phon, Kyai Pasir first cut down some large trees one by one. Kyai Pasir suddenly surprised to find a chicken egg is located at the bottom of a tree that was about to cut away. Eggs were subjected to watch it for a moment as he pondered, what the hell was found eggs that. Whereas in the vicinity do not seem the usual animal laying poultry. Not thinking anymore, Kyai Pasir get home combines all the eggs and given to his wife. Kyai  Pasir and Nyai Pasir tells the beginning of the first to find the egg, until he brought home. Finally, both husband and wife agreed that the findings were boiled egg. Once cooked, half cooked eggs earlier by Nyai Pasir given to her husband. Eggs were eaten by Kyai Pasir avidly. Then later went back to the field Kyai Pasir to continue the work of cutting trees and planting.
On the way back to the farm, Kyai Pasir still feel the delicious eggs that had just eaten. But after arriving at the farm, his body feels hot, stiff and painful. Eye dizzy, cold sweat drenched his body out. This pain comes suddenly, so Kyai Pasir unable to withstand the pain and eventually fall to the ground. They are very confused because the whole body stiff and sore absurdly. In these critical circumstances Kyai Pasir rolling on the ground, rolling to and fro violently. Kyai Pasir overwrite Invisibility. His body suddenly transformed into a huge dragon, disgruntled, very scary. Dragon snake rolled to and fro without ceasing. Once, Nyai Pasir who stay at home and also ate a half of a boiled egg before, suddenly suffered the same fate as that experienced by Kyai Pasir. Her whole body became sore, stiff and hot is not playing. Nyai Sand became confused, ran to and fro, not known what to do. Because of that carried this pain eventually fled to the fields Nyai Pasir intends to meet her husband for help. But what meeted. Instead Kyai Pasir, but a dragon is huge and scary. Seeing the great dragon was Nyai Pasir absurdly shocked and scared. But because it bears more severe illness, Nyai Pasir no longer able to survive and fell unto the ground. Nyai Pasir change the same supernatural destiny like that of her husband. Similarly, he collapsed to the ground, his body transformed into a huge dragon, disgruntled, berjampang, long and sharp teeth terrible. Both the dragon is finally rolling to and fro, bergeliat squirmed on the ground field, causing the land where the dragons rolled around it became scattered and concave like a dug-scoop. Basin is increasingly broad and deep, while the great dragon was also more powerful and also rolled abruptly from the basin and the vast land in the big water was sprayed gushing everywhere. In a short time, the basin was filled with water and becoming transformed large pond called Lake. This lake earlier by the local community called Pasir Lake, because the lake is manifested by the act Kyai Pasir and Nyai Pasir




Sabtu, 03 Desember 2011

Air Terjun Tirtosari Sarangan Magetan

Air Terjun Tirtosari adalah sebuah air terjun yang berada sekitar 2,5 Km di sebelah barat daya dari Telaga Sarangan. Dengan ketinggian air terjun sekitar 50 m dan diapit oleh bebatuan yang terjal merupakan suatu pemandangan alam yang sangat indah.
Air Terjun Tirtosari merupakan salah satu obyek wisata andalan dari Kabupaten Magetan yang mendukung keberadaan obyek wisata Telaga Sarangan selain Telaga wahyu.  


Untuk menuju ke Air Terjun Tirtosari anda bisa menelusuri jalanan dengan berjalan kaki. Walaupun sedikit berliku dan kadang menaik, dengan pemandangan alam pegunungan yang indah dan ladang sayur mayur yang subur tentunya akan mengurangi rasa lelah karena berjalan yang lumayan jauh.  

  
  
Setelah memutari beberapa perbukitan Air terjun Tirtosari akan nampak dari kejauhan yang tentunya akan menambah semangat dan tenaga untuk segera sampai te tujuan. Di sepanjang perjalanan, bagi yang hobi berfoto bisa di manfaatkan untuk ngambil gambar yang sesuai dengan keinginan dengan latar panorama alam pegunungan yang hijau, asri, dan tentunya sangat menyejukkan.  

Inilah sekelumit cerita tentang salah satu obyek wisata andalan Kota Magetan yaitu Air Terjun Tirtosari.
Selamat berwisata di Kota Magetan.

Rabu, 30 November 2011

Telaga Sarangan

Telaga Sarangan atau Telaga Pasir Sarangan adalag sebuah telaga alami yang terletak di kaka Gunung Lawu, tepatnya di Kecamatan Plaosan Kabupaten Magetan. Telaga Sarangan adalah salah satu tempat pariwisata andalan yang dimiliki oleh Kabupaten Magetan. Telaga yang memiliki luas sekitar 30 Ha dan kedalaman air sekitar 29 m sang didukung oleh panorama alam pegunungan dan udara sejuknya sangat menarik perhatian bagi wisatawan lokal ataupun manca negara.


Di tengah telaga ada sebuah pulau kecil yang bernama Pulau Putri semakin menambah keindahan Telaga Sarangan.
Dengan didukung oleh beberapa hotel berbintang dan puluhan hotel kelas melati serta bertebarannya pondok wisata Telaga Sarangan memang pantas sebagai tempat pariwisata andalan bagi Kabupaten Magetan.



Selain Telaga Sarangan sendiri ada beberapa tempat wisata lainnya yang menjadi tempat pariwisata penyangga penyangga seperti Telaga Wahyu / Telaga Wurung yang berjarak sekitar 2 Km ke arah Kota Magetan. Bagi yang suka berpetualang ada Air Terjun Tirtosari yang bisa ditempuh dengan berjalan kaki dari telaga.


 
Di Telaga Sarangan juga banyak tersedia perahu boat yang bisa di sewa untuk mengelilingi telaga, dengan harga Rp. 40.000 sekali putaran. Juda bagi pengunjung yang ingin mengelilingi telaga lewat darat bisa dengan menyewa kuda yang harganya bisa dengan negosiasi.




Bagi para wisatawan yang ingin berbelanja dan wisata kuliner, di Telaga Sarangan banyak bertebaran restauran, rumah makan, toko-toko souvenir kas Magetan dan pasar Rakyat yang menyediakan berbagai sayur mayur dari hasil pertanian penduduk sekitar .


Dengan adanya Jalan tembus yang menghubungkan Kota Magetan Dengan Kota Karanganyar, para wisatawan sangan dimudahkan apabila ingin meneruskan wisatanga ke daerah Karanganyar yang disitu ada Air Terjun Grojogan Sewu dan banyak lagi tempat wisata yang lain.
Selamat Berwisata di kota Magetan.